Matoa

Matoa Indonesia, 10-12 Jl. Setrasari Kulon III Sukarasa
Superb
Minutes to visit

Popular Place Info

Name :   Matoa
Category : Daya Tarik Wisata
Ticket Price :   -
Location : Matoa Indonesia, 10-12 Jl. Setrasari Kulon III Sukarasa
Wi-Fi : Tidak Ada
Operational Hours : Senin-Minggu 09:00-20:00

Visitors : Semua Umur

General info


Matoa

Pertumbuhan industri kreatif di Kota Bandung mampu melahirkan produk-produk unik yang bernilai jual tinggi. Tidak hanya unik dari segi desain, pemilihan bahan dasar produk juga menjadi nilai tambah lainnya, seperti jam tangan yang satu ini. Jika biasanya kayu lebih sering dimanfaatkan sebagai bahan dasar pembuatan furniture, Matoa hadir dengan inovasi produk kayu lainnya berupa jam tangan.

Bukan sembarang kayu, ternyata bahan dasar yang digunakan untuk memproduksi jam tangan Matoa ini berasal dari limbah pilihan. Ya, Lucky Dana Aria, pemilik Matoa Indonesia, merasa terdorong untuk bisa lebih mengoptimalkan limbah kayu yang ada di Indonesia menjadi suatu produk unik dan fungsional. Sudah bisa dipastikan jika jam tangan kayu Matoa merupakan produk ramah lingkungan dan tentunya menghemat sumber daya alam yang ada.

“Di tahun 2010, saya dan Lucky melakukan riset terlebih dahulu terkait produksi Matoa. Selama 1 tahun kita melakukan riset mulai dari pemilihan bahan dasar sampai mencari tahu bagaimana proses pembuatan jam tangan dari bahan kayu,” ujar Yanuar, Markom dan Sales Director Matoa.

Yanuar pun sempat bercerita mengenai asal usul nama Matoa. Nama tersebut terinspirasi dari satu pohon khas Papua yang menghasilkan buah dengan rasa unik yaitu pohon Matoa. Walaupun bernama Matoa, limbah kayu yang digunakan bukanlah berasal dari pohon Matoa. Ada dua jenis kayu yang digunakan yaitu kayu Eboni (kayu hitam Makassar) dan kayu Maple. Ingin membawa pesan tentang keberagaman budaya di Indonesia,  jenis jam tangan Matoa pun diberi nama pulau-pulau dan suku, diantaranya seperti Sunda, Moyo, Flores, Gili dan Way Kambas.

Untuk menghasilkan satu buah jam tangan kayu, ada lima proses tahapan yang harus dilalui. Tahap pertama diawali dengan pemotongan balok kayu dengan mesin CNC. Pemotongan tersebut menghasilkan rangka awal sebuah jam. Walaupun sudah menggunakan mesin, hasil rangka yang dihasilkan masih terlihat kasar. Untuk itu tahap selanjutnya adalah menghaluskan rangka jam yang dilakukan secara manual oleh para pengrajin.

Tahap ketiga adalah pengeboran. Tahap pengeboran bertujuan untuk menyatukan rangka-rangka awal menjadi sebuah jam tangan. Setelah menjadi satu jam tangan yang utuh, barulah jam tangan dilapisi sebuah bahan anti air, anti rayap dan aman untuk kulit. Tahap kelima yaitu perakitan. Setelah melalui empat tahap tadi, tahap ini menjadi tahap terakhir untuk memasang mesin, jarum, kaca dan komponen jam lainnya.

Sudah mulai dipasarkan sejak tahun 2012, produk Matoa mampu dipasarkan sampai mancanegara. Matoa sudah memiliki authorized distributor di beberapa negara diantaranya Jepang, Malaysia, Singapura dan Amerika Serikat.

Dijual dengan range harga Rp 800.000- Rp 3.000.000, Matoa mampu menghasilkan sebanyak 1000 jam tangan kayu di setiap bulannya. Jumlah tersebut bahkan meningkat dua sampai tiga kali lipat saat High Season (Waktu lebaran dan tahun baru).

Tertarik untuk membeli jam tangan kayu unik ini? Langsung saja cek website Matoa di https://www.matoa-indonesia.com


Contact us

View other categories