• Beranda
  • Media
  • Berita

Workshop “Pemanfaatan Sumber Sejarah Lokal Cerita Nyi Sumur Bandung dalam rangka Implementasi Pemajuan Kebudayaan Kota Bandung berbasis Objek Pemajuan Kebudayaan (OPK)”

Diposting Oleh : admin
Kamis, 28 April 2022

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung menyelenggarakan workshop Pemanfaatan Sumber Sejarah Lokal Cerita Nyi Sumur Bandung dalam rangka Implementasi Pemajuan Kebudayaan Kota Bandung berbasis Objek Pemajuan Kebudayaan (OPK) di Arion Suites Hotel Bandung. 

Kegiatan workshop ini dilaksanakan selama 2 (dua) hari. Kegiatan hari pertama adalah pemaparan sudat pandang narasumber mengenai Pemanfaatan Sumber Sejarah Lokal Cerita 'Nyi Sumur Bandung' dalam rangka Implementasi Pemajuan Kebudayaan Kota Bandung berbasis OPK. Kegiatan ini dibagi menjadi 2 sesi. Narasumber pada hari pertama adalah Kenny Dewi Kaniasari selaku Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung, Engkus Kuswara selaku pencipta 'Carita Pantun Nyai Sumur Bandung', Prof. Dr.Arthur S Nalan, S.,Sen.M,Hum, Dr. Tedi Permadi, M.Hum, Drs. Taufik Ampera M.Hum, dan Aries Supriatna, Sh., Mh. 

Sedangkan kegiatan pada hari kedua adalah diskusi, di mana peserta dibagi ke dalam 7 kelompok berdasarkan OPK dan didampingi oleh para pembicara sebagai panelis. Setalah forum diskusi ditutup, setiap kelompok memaparkan hasil diskusinya. 

Kegiatan workshop ini diselenggarakan sebagai bentuk upaya atau dukungan terhadap OPK daerah yang didukung oleh SDM kebudayaan Kota Bandung. SDM kebudayaan di sini ialah orang yang bergiat, bekerja dan/atau berkarya dalam bidang yang berkaitan dengan OPK. 

Saat ini, Kota Bandung memiliki 10 OPK plus 1 yang sudah diamanahkan pada Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD) Kota Bandung. OPK tersebut meliputi tradisi lisan, manuskrip, adat istiadat, ritus, pengetahuan tradisonal, teknologi tradisional, seni, bahasa, permainan rakyat, olahraga tradisional, dan cagar budaya.   

Diharapkan dengan adanya kegiatan ini bisa menumbuhkan rasa mencintai, memiliki dan menggali kembali nilai-nilai sejarah yang lainnya, menjadi dasar evaluasi OPK di Kota Bandung, dan menjadi bahan perencanaan OPK Kota Bandung.